Pertanyaan diatas beberapa kali datang ketika saya bertemu beberapa client, ada client dari brand menengah bahkan terkadang untuk beberapa brand besar pun masih menanyakan hal itu, sebenarnya kenapa beriklan di internet?
Pada dasarnya pemilihan media internet sebagai media marketing hampir sama prosesnya dengan pemilihan media lain seperti televisi, print ad (koran, majalah, dsb), out door (billboard, spanduk, dsb), dan radio. HARUS melewati beberapa filter agar nantinya bisa memperoleh hasil yang efektif, efisien dan maksimal/memuaskan sesuai dengan objectifnya.
Jadi perlu di tinjau kembali lagi ke brand itu sendiri, seperti apa target marketnya? (usia, jenis kelamin, strata sosial, tingkat pendidikan, pendapatan, tingkah laku, seperti apa bias target marketnya? (sebaran dari target market utama) seperti apa influencernya?(orang yang mempengaruhi target market utama) dsb.
Setelah mengetahui target market yang di cari ada dan cukup atau bahkan lebih potensial di media internet, lalu langkah selanjutnya adalah menentukan network yang sesuai, ingat internet itu bisa menjadi media yang sangat niche (tersegmen/terbagi-bagi) sama seperti majalah misalnya ada majalah bisnis, majalah anak muda, majalah wanita, majalah kesehatan, dsb. Jangan pernah percaya jika ada yang mengatakan bahwa satu website cocok untuk beriklan semua produk bahkan jika website itu sangat terkenal sekalipun. Jadi misalnya saya berkata Friendster itu website nomor satu di Indonesia, semua orang tahu dan punya account disana, page viewsnya tinggi sekali, jadi semua brands bisa pasang iklan disana, silahkan anda menendang saya keluar dari pintu saat itu juga.
Pelajari network yang ada, mintalah data selengkap mungkin, tanyakan case studies (campaign yang pernah running disana baik yang berhasil maupun yang gagal) yang ada, apa rekomendasi dari mereka, dsb.
Setelah anda mengetahui network apa yang sesuai, langkah berikutnya adalah menentukan strategy untuk online campaign anda, nah disinilah perbedaan antara tradisional media (tv, radio, print ad, outdoor) dengan non tradisional media (internet) mulai kelihatan, jika network yang anda pilih hanya menyediakan packages banner standard, sedangkan objectif anda cukup kompleks seperti misalnya ingin mengukur interaksi antara brand dengan user, maka hal itu tidak bisa dilakukan.
Untuk mengukur interaksi antara brand dengan user, dibutuhkan sebuah teknologi khusus yang dinamakan Rich Media Banner (nanti akan saya bahas khusus di satu topik) dengan rich media misalnya iklan menggunakan video, maka banyak hal yang bisa diukur seperti berapa banyak orang yang melihat video itu selama 5 detik pertama, 10 detik pertama, 15 detik pertama atau sampai selesai, berapa orang yang menekan tombol sound, replay dsb. Data seperti itu kelihatannya sepele tapi sebenarnya itu adalah investasi yang sangat bagus untuk sebuah brand mengetahui seberapa besar user menyukai brand itu sendiri, begitu juga dengan hal-hal lain yang masih bisa diukur dengan rich media.
Bahkan jika objectif brand anda hanya ingin meningkatkan awareness saja sekalipun, anda harus mempunyai konsep yang bagus dan kuat untuk membuat standard bannernya. (ingatkan saya untuk membahas konsep yang bagus untuk online campaign)
Setelah mempunyai strategy yang bagus, anda juga harus memikirkan timelinenya, kapan & berapa lama campaign anda akan berjalan? berdasarkan pengalaman saya dengan client, sebuah online campaign minimum harus running selama dua minggu baru bisa dikatakan efektif, dengan asumsi network tersebut cukup tinggi trafficnya, sehingga minimal orang akan login seminggu sebanyak 3x dan melihat iklan anda sebanyak 6x, dan iklan anda akan tersimpan di memory user. (menurut penelitian sebuah iklan membutuhkan minimal 3 - 6 x terlihat oleh audience, sampai akhirnya teringat)
Setelah anda melewati semua proses dasar tersebut, maka anda akan bisa memutuskan apakah brand anda sudah sesuai untuk beriklan di Internet? selamat mencoba.
ps : seperti yang anda lihat sendiri, untuk membahas kenapa beriklan di internet saja cukup panjang, itu menandakan bahwa internet marketing itu begitu luas.
“Andy OrangeMood is Online Advertising Consultant”
Oktober 24, 2007 at 6:04 pm
What’s Up?,
I’m just starting here. And it seems like a great place.
I just wanted to give a friendly hello to all of you here.
-Ashleigh
Nopember 11, 2007 at 12:08 pm
cukup bagus mas artikelnya
Nopember 12, 2007 at 12:22 am
wah lumayan dapat pencerahan…thx a lot bro
Februari 4, 2008 at 7:36 pm
Yup! tapi kayaknya SEO lebih menyenangkan deh mas Andy, hehehe…